Jumat, 31 Agustus 2018

Nasi Goreng, Menu Jadul Yang Melegenda

10.13

Kenapa nasi goreng itu saya katakan menu jadul yang melegenda ? Karena menurut berbagai sumber, nasi goreng sudah ada sejak 4000 SM. Dan itu adalah makanan khas orang-orang Tionghoa. Karena sifat kebudayaan orang China yang tidak suka masakan dingin dan tidak suka membuang makanan yang tersisa maka mereka mengolahnya kembali menjadi makanan yang hangat dan bercita rasa tinggi, yaitu Nasi Goreng. 
Dengan nasi goreng kita bisa merasakan masakan yang lebih dari sekedar nasi biasa. Baik anak-anak, dewasa ataupun orang tua sangat menyukai menu yang satu ini, jadi bisa dibilang ini adalah menu lintas generasi.


Doc. Pribadi


Memasak. Ini salah satu aktivitas yang menurut aq memerlukan daya pikir yang luar biasa. Bagaimana tidak, dengan memasak berarti kita berusaha sebaik mungkin dan seenak mungkin untuk menyajikan menu yg spesial buat keluarga. Dari komposisi, higienitas dan rasa akan sangat mempengaruhi "kesuksesan nilai gizi" untuk keluarga yang kita sayangi. Dari segi komposisi, pasti kita akan menimbang dengan benar mengenai takaran gizi seimbang yg akan dikonsumsi. Segi higienitas, dengan kebersihan yang terjaga tentunya keluarga akan terhindar dari bakteri yang ditimbulkan. Dari segi rasa, dengan bumbu yg proporsional maka sebuah masakan akan terjamin cita rasa yang mantap.

Sebenarnya, memasak itu adalah seni. Tidak harus monoton sesuai resep yg ada, tp memasak lah sesuai bahan yang ada. Dengan bahan yang ada sebuah masakan dapat tercipta dengan mudah. Semua tergantung dari selera kita mau menyulap bahan yg ada menjadi apa.Saya sebagai orang Jawa tulen mempunyai resep khas dari almarhumah ibunda yg sudah 4 thn meninggal. Resep-resep masakan yang diajarkan beliau masih saya simpan kuat dalam memori.


doc.pribadi

Rahasia almarhumah ibu dalam memasak nasi goreng hanyalah satu, yaitu nasi sisa kemarin yang sudah didinginkan di dalam kulkas. Tentu yang saya maksud dari nasi sisa ini bukan berarti nasi yang sudah basi melainkan nasi sisa yang masih layak makan. Dengan didinginkan terlebih dulu, itu akan menghasilkan tekstur nasi yang tidak lembek, atau "kepyar" kalau orang jawa bilang. Dan bumbu akan lebih meresap dalam tiap butiran nasinya.

Nah, menu nasi goreng lambat laun menjadi semakin bervariasi mengikuti selera masakan orang Indonesia. Ada beberapa yang menjadi menu andalan, salah satunya Nasi Goreng Jawa. Nasi goreng Jawa ini memiliki rasa yang khas "ndeso" dan rasanya gak neko-neko tapi cocok di lidah orang Indonesia. Kali ini saya akan menuliskan resep Nasi Goreng Jawa, Nasi Goreng Lombok Ijo dan Nasi Goreng Buah Naga. Penasaran khan........, simak ya......

Resep Nasi Goreng Jawa

Bahan :

Nasi putih satu piring / secukupnya
Telur ayam 2 butir Kocok lepas
Ayam Goreng
Garam
Bawang merah 5 siung
Bawang putih 4 siung
Cabai rawit 5 buah
Cabai merah 5 buah
Daun bawang secukupnya

Cara membuat :

✔ Haluskan bawang putih, cabai rawit, cabai merah, .

✔ Tumis bumbu yang telah dihaluskan pada wajan menggunakan minyak atau mentega hingga tercium bau harum.

✔ Masukkan telur yang telah dikocok pada wajan yang berisi bumbu yang telah ditumis.

✔ Masukkan nasi ke dalam dan campur hingga bumbu bercampur sempurna dengan nasi.Tambahkan daun bawang yang diiris tipis, masukkan garam, sedikit kecap lalu aduk hingga rata. Test rasa

✔ Sajikan nasi goreng yang telah matang pada piring saji, dan tambahkan ayam goreng

✔ Bisa menambahkan selada, mentimun, dan kerupuk sebagai pelengkap.

Nasi Goreng Pete Lombok Ijo

Doc.pribadi

Bahan :

1 porsi nasi putih dingin

2 siung bawang putih

3 siung bawang merah untuk penyedap dan taburan ( iris halus )

1 tangkai daun bawang

6 buah cabe rawit hijau ( selera )

2 buah cabe rawit merah

Secukupnya merica dan garam

Secukupnya minyak goreng

1 butir telur

Pete sesuai selera ( digoreng sebentar )

Teri kecil secukupnya ( digoreng )

Langkah :

✔ Siapkan nasi. Uraikan dari gumpalannya, agar mudah di prosesnya nanti. Sisihkan

✔ Haluskan bumbu : bawang putih, cabe rawit merah dan cabe kecil hijau.  sisihkan.

✔ Siapkan minyak goreng di wajan,  Panaskan.

✔ Tumis bawang merah yg di iris tipis, lalu masukkan bumbu halus. Sisihkan di pinggir. Lalu masukkan telur, aduk2.

✔ Masukkan nasi, daun bawang, pete dan teri. Masukkan garam. Test rasa.

✔ Masak hingga bumbu rata dan meresap. Hidangkan dgn taburan bawang merah goreng. Selamat mencoba πŸ˜πŸ˜˜πŸ‘Œ

Nasi Goreng Buah Naga

Doc.pribad

Nasi Goreng Buah Naga

Bahan :

1. 1,5 Piring nasi putih
2. Buah naga secukupnya
3. 2 Siung bawang merah (iris tipis)
4. 1 butir telur
5. Garam secukupnya
6. Daun bawang secukupnya

Bumbu halus :

1. 2 Siung bawang putih
2. 5 cabe rawit merah

Cara Memasak

1. Orak-arik telur dan sisihkan.
2. Potong-potong buah naga dan haluskan.
3. Tumis bawang merah iris, dan bumbu halus sampai harum.
4. Masukkan nasi.
5. Tambahkan buah naga, sesuai selera
6. Masukkan garam dan bumbu penyedap
Aduk rata sampai.
7. Masukkan daun bawang
8. Koreksi rasa 
9. Masukkan telur dan aduk rata.
Angkat dan sajikan. Taburi dgn bawang goreng dan lalapan.


Nah, gimana gampang bukan? Yuk kita memasak, karena memasak adalah kepuasan.

#Nasigorengdikotaku

Kamis, 29 Maret 2018

Dompet Dhuafa & Sasakawa Peace Foundation Bersinergi Untuk "menghidupkan" Taman Gesang yang Gersang

01.52

Hadirnya Dompet Dhuafa & Sasakawa Peace Foundation menjadi cahaya baru untuk "menghidupkan" Taman Gesang yang berada di Komplek Taman Satwa Taru Jurug. Kiprah Gesang Martohartono dalam musik keroncong memang patut di apresiasi, karna almarhum menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat dalam berkarya. Salah satu apresiasi itu dengan adanya Taman Gesang yang dibangun pada tanggal 1 Oktober 1991 silam. Bangunan itu merupakan wujud dedikasi warga negeri Sakura terhadap Maestro asal Solo tersebut.

Foto : Istimewa

Tapi sangat disayangkan, bangunan seluas 1564 m2 (34 x 46 m) itu mangkrak dan tak terawat. Taman Gesang yang seharusnya dpt dimanfaatkan untuk kebudayaan dan ruang kreativitas masyarakat solo kini tak lagi menampakkan aura artistiknya.

Tanggal 24 Maret kemarin Taman Satwa Taru Jurug dikunjungi oleh LSM dari Jepang "Sasakawa Peace Foundation" dan dari Dompet Dhuafa. Mereka bersinergi dalam proses revitalisasi Taman Gesang yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas secara maksimal, khususnya warga Surakarta.

Tentu itu menjadi angin segar buat warga solo untuk dapat memanfaatkan Taman Gesang sebagai ruang kreativitas buat anak muda masa kini dan yang akan datang. Dengan misi "menghidupkan" kembali Taman Gesang diharapkan dapat mencetak generasi yang unggul dan berbudaya.

Foto : Iffah Ipeh

Kami (Komunitas Blogger Solo) selama satu jam melakukan diskusi bersama team Dompet Dhuafa dan team Sasakawa Peace Foundation, dari diskusi itu diharapkan dapat memunculkan ide inovatif agar Taman Gesang tidak menjadi gersang.

Foto : Iffah Ipeh

Mengenal Dompet Dhuafa

Mungkin warga solo belum banyak mengenal tentang Dompet Dhuafa, karena Dompet Dhuafa tidak berkantor di Solo. Dompet Dhuafa merupakan lembaga nirlaba milik masyarakat Indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa untuk terus mewujudkan masyarakat dalam pemberdayaan umat lewat dana ZISWAF (Zakat Infaq Shadaqah dan Wakaf)

Dompet Dhuafa menyalurkan dana ZISWAF itu dalam beberapa program, program kesehatan, ekonomi, pendidikan dan pengembangan sosial. Nah, dompet dhuafa juga mempunyai peran yang penting dalam pemberdayaan ekonomi pedagang kecil di komplek Taman Satwa Taru Jurug. Hal itu disampaikan oleh bapak Yudha Abadi selaku Direktur Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa dalam diskusi kemarin.

Ini merupakan kali ke 5 dompet dhuafa bersinergi dalam pemberdayaan Taman Satwa Taru Jurug. Beberapa kegiatan Dompet Dhuafa di Jurug meliputi, pengobatan gratis, pemeriksaan gigi, dan pembuatan shelter untuk pedagang. Tentu itu sangat berarti guna memberdayakan umkm di Solo. Khususnya pedagang kecil yang belum bisa mengembangkan usahanya. Kendala yang sering di alami pedagang kecil itu terletak pada modal dan tempat untuk berjualan. Semoga Dompet Dhuafa sukses dengan program-program di sektor Ekonomi dan pengembangan sosial.


Foto : Dompet Dhuafa


Revitalisasi Taman Gesang


Tak bisa dipungkiri, kesenian tradisional di Indonesia mulai ditinggalkan generasi muda jaman now. Kita tak ingin kesenian dan budaya tersebut hilang di telan zaman.
Semua itu terbukti dengan menurunnya minat generasi muda untuk mengikuti atau pun sekedar melihat pagelaran kesenian.

Tapi selama yang saya lihat masyarakat luar negri sangat antusias untuk mempelajari kesenian tradisional Indonesia. Mereka juga antusias sekali belajar menabuh gamelan dan melantunkan tembang keroncong.


Foto : Iffah Ipeh

Mengembangkan dan melestarikan warisan leluhur tersebut menjadi kewajiban kita agar dapat memupuk generasi millenial tetap mencintai seni dan budaya. Salah satunya ya dengan "menghidupkan" kembali Taman Gesang.

Nah, kunjungan Sasakawa Peace Foundation dan Dompet Dhuafa dalam rangka revitalisasi taman gesang menjadi kabar baik buat pecinta budaya dan seni masyarakat, khususnya masyarakat surakarta.

Foto : Iffah Ipeh

Di mana Sasakawa Peace Foundation ini merupakan yayasan yang berkomitmen untuk mencapai tujuan dengan menerapkan ide dan metode inovatif, salah satunya tentang revitalisasi Taman Gesang yang berada di komplek Taman Satwa Taru Jurug.

Kazuhiko Tada sebagai Director SPF, Akiko Horiba sebagai program director SPF dan Mariko Hayashi sebagai Program Officer Sasakawa Peace Fondation memberikan penjelasan panjang lebar tentang revitalisi taman gesang yang akan dilakukan.


Foto : Iffah Ipeh


Panggung Gesang

Foto : Iffah Ipeh

Nah, panggung gesang ini juga salah satu wujud apresiasi untuk mengenang sang maestro. Panggung gesang ini launching pada tanggal 1 Oktober 2017, yang diresmikan oleh bapak Slamet Raharjo, selaku owner Omah Sinten Heritage Hotel & Resto.

Adanya panggung gesang yang digelar tiap senin wage ini diharapkan bisa menjadi ruang kreativitas bagi masyarakat solo. Pagelaran senen wagen menghadirkan kelompok musik keroncong kota solo, OK PANDHAWA. Selain menikmati lantunan musik gesang, pengunjung yang hadir dapat melihat beragam lukisan dan foto Gesang.

"Panggung Gesang sudah berjalan 4 kali Senen Wagen => Bulan November, Desember, Januari, dan Maret." Ucap Sadrah Deep selaku koordinator Panggung Gesang.


Foto : Iffah Ipeh


Panggung gesang ini berkomitmen menggandeng komunitas, agar semua orang bisa memanfaatkan panggung gesang untuk berekspresi, dalam hal seni & budaya tentunya.

Ini pagelaran Panggung Gesang untk memperinganti Seabad Gesang, yg dihadiri Endah Laras.

Foto : Iffah Ipeh

Harapan & Ide Inovatif Terkait Revitalisasi Taman Gesang

Sebagai warga solo tentu saya sangat bahagia dengan hadirnya sinergi antara Dompet Dhuafa dan Sasakawa Peace Foundation untuk merevitalisasi Taman Gesang.

Taman Gesang berdiri di tanah yang sangat luas, didalamnya ada aula, tribun penonton, jembatan kecil dan patung sang maestro. Kita berharap pengembangan seni dan budaya sebagai wujud pelestarian seni budaya dan tradisi masyarakat Solo.


Foto : Google

Ada juga tribun penonton yang tidak terawat, sehingga tidak berfungsi dengan semestinya.

Foto : Google

Nah, lahan-lahan itu bisa di optimalisasi untuk mencanangkan program kebangkitan kebudayaan dan seni.

Ini ada beberapa harapan agar dapat mewujudkan Taman Gesang sebagai taman yang berfungsi sebagai ruang kreativitas seni dan budaya buat masyarakat luas. Bisa diwujudkan dibeberapa titik yaitu :

1. Didirikannya Museum Gesang

Ini adalah salah satu impian warga Solo agar ada Museum Gesang. Tentunya dengan adanya Museum Gesang diharapkan mampu merangsang jiwa seni generasi muda dan dapat membuat kita bangga akan keindahan seni, terutama Keroncong.
Sehingga dengan adanya Museum Gesang dapat memberikan kontribusi dalam kebudayaan global.

2. Berdirinya space khusus untuk pelatihan, workshop yang berkaitan dengan keroncong. Adanya space untuk workshop ini diharapkan menjadi wadah buat mengembangkan bakat anak muda yang punya potensi dalam hal seni dan budaya, khususnya keroncong. Yang terpenting semua tentang Gesang dan Keroncong.

3. Adanya space khusus untuk CAFE JAMU.
Dengan adanya cafe jamu, pengunjung bisa melihat pagelaran seni sambil menikmati jamu yang langsung di olah oleh peracik jamu. Tentu ini akan menjadi kekhasan tersendiri buat Taman Gesang.

Seperti yang pernah disampaikan oleh Puan Maharani, bahwa Indonesia ini memiliki produk seni budaya beragam, tapi tidak hanya akan menjadi ekspresi nilai budaya saja, melainkan punya nilai Ekonomi. Sehingga masyarakat Indonesia mampu memenuhi tuntutan zaman dengan membuka peluang usaha, batik dan jamu misalnya.

3. Ada mushola
4. Dan mungkin nanti akan ada tambahan space jika Taman Gesang sudah berjalan optimal. Semua tergantung dari kebutuhan para pelaku seni.


Meskipun Gesang sudah wafat, tapi karya-karyanya tetap hidup dan mendunia. Tetap menjadi spirit dalam berkarya. Karna karya Gesang adalah hadiah teristimewa bagi generasi muda Indonesia masa kini dan selanjutnya.

Gimana, apa yang sudah kamu lakukan untuk negeri tercinta ini. Yuk, semangat berkreasi dan berbudaya.

Nah, setiap perjumpaan rasanya belum afdhol kalau belum berselfie.

Bersama team Sasakawa. Foto : Iffah Ipeh


Dompet Dhuafa Republika

Philanthropy Building 

Jl. Warung Jati Barat No.14
Jakarta Selatan 12540, Indonesia 

Ph : +62 21 7821292
Fax : +62 21 7821333

Kantor Layanan Ziswaf

Perkantoran Ciputat Indah Permai Blok C 28-29 

Jl. Ir. H. Juanda No. 50 Ciputat - 15419
Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Phone : +62 21 7416040 (Hunting)
Fax : +62 21 7416070
Call Center : +62 21 7416050
Email : layandonatur@dompetdhuafa.org



Taman Satwa Taru Jurug

Alamat :

Jalan Ir. Sutami No.109, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57126
7,8 km







Rabu, 28 Maret 2018

Rahasia Sehat Dengan Menu Piring Gizi Seimbang Ala So Good

01.26
Aktifitas saya tiap hari sebagai tenaga medis di sebuah Klinik mengharuskan diri ini untuk menjaga kesehatan agar total dalam pelayanan. Setiap hari berhadapan dengan pasien yang notabene sedang dalam tidak sehat. Maka dari itu untuk menjaga sistem imun saya usahakan dengan tidur yang cukup, berolahraga, menghindari stress dan yang utama adalah menjaga pola makan seimbang.

Dahulu, saya mempunyai kebiasaan ketika makan itu asal kenyang, apa yang ada saya makan tanpa memperdulikan apakah menu itu sudah seimbang apa belum. Lambat laun, seiring berjalannya waktu dan umur meningkat, saya merasakan organ tubuh ini tidak bekerja sebagaimana mestinya. Mulai dari cepat lelah, kurang bersemangat dan tubuh ini sering mengalami pegal-pegal.

Akhirnya saya konsultasi dengan teman yang kebetulan menjadi konsultan kesehatan di sebuah Rumah Sakit tentang keluhanku selama ini. Timbangan digital pun disiapkan, hmmm hasil yang diperoleh membuat saya sendiri kaget dan tidak menyangka. Ternyata usia metabolisme lebih tua dari usia kronologisku. Tidak berhenti di situ, saya juga melakukan cek darah, di antaranya cek gula darah, asam urat dan kolesterol. Lagi-lagi hasilnya membuat saya jadi tidak bergairah, kadar asam urat dan kolesterol di atas normal, untuk gula darah alhamdulillah normal.

Saya mulai khawatir dong dengan hasil yang tidak memuaskan itu, akhirnya saya browsing tentang kesehatan dan pola hidup seimbang. Ketemulah dengan salah satu artikel teman sesama blogger, yaitu Menu Piring Gizi Seimbang.
Nah, dengan menu piring gizi seimbang merupakan solusi tepat untuk mewujudkan hidup yang lebih  sehat. Apa sich yang di maksud dengan gizi seimbang ?

Sumber : So Good


" Gizi Seimbang adalah Terpenuhinya kebutuhan akan zat-zat oleh tubuh. Yang mengandung karbohidrat, protein, sayuran, buah dan mineral."

Dan menurut piring gizi seimbang So Good, komposisi makanan dengan gizi seimbang harus mengandung porsi 15% protein, 15% buah, 35% sayur, serta 35% karbohidrat.

Sumber : So Good


Nah, dengan Menu Piring Gizi Seimbang Ala So Good tersebut, diri ini merasa teredukasi tentang gaya hidup sehat yang sesungguhnya. Terkadang mau masak menu harian saja saya sampai kehabisan ide dan harus memutar otak, karena saya tidak ingin anak-anak dan suami merasa bosan dengan masakan yang saya sajikan. Dan yang terpenting selain hemat, kebersihan dari olahan juga lebih terjamin kalau kita masak sendiri. Kebetulan suami tidak suka olahan warung.

"Dengan melengkapi asupan gizi sesuai menu piring gizi seimbang tentunya akan menjadi tolak ukur kesadaran akan gaya hidup sehat."


So Good menjadi pilihan tepat untuk keluaga saya, karena So Good selalu menyajikan produk berprotein yang berkualitas untuk mencukupi kebutuhan protein sesuai pedoman gizi seimbang. So Good ayam potong paha & dada menjadi produk yang paling praktis buat saya, dengan So Good Ayam Potong Paha & Dada bisa dikreasikan dengan berbagai macam menu sesuai selera keluarga.Bisa di masak semur, rica-rica, tongseng atau pun gulai.

Tapi kali ini saya akan berbagi menu simple tapi kaya akan gizi, Lumpia Sayur Ala So Good Ayam Potong. Tentunya ini lumpia beda dengan lumpia yang biasa kita makan, ini lumpia sayur memakai kubis sebagai kulitnya. Penasaran khan........., yuk ikuti ulasan saya di bawah ini ya......, perhatikan step demi step.

Sesuai pedoman Menu Piring Gizi seimbang ala So Good, yang terdiri dari :

1. Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber energi utama tubuh yang memiliki beberapa peran dalam organisme hidup. Sumber karbohidrat pun tidak hanya berasal dari nasi, melainkan bisa dari jagung, roti, beras merah dan kentang. Kali ini saya menggunakan karbohidrat yang bersumber dari kentang. Tanaman umbi yang satu ini mengandung serat untuk mencegah sembelit dan mengurangi penyerapan  kolesterol makanan.

Sumber : google


Dengan kentang ini pun bisa di sulap menjadi beberapa kreasi menu yang menggugah selera. Kamu pasti sering pesan french fries kan ? Nah, kamu bisa membuat sendiri french fries alias kentang goreng ala rumahan. Rasanya yang asin, gurih dan renyah menjadikan sumber karbohidrat yang cocok sebagai camilan atau pun menu pokok pengganti nasi.

Untuk menu yang saya sajikan ini, kentang cukup dikukus lalu di goreng sebentar. Tapi menurut selera masing-masing ya, bisa setengah matang atau digoreng sampai renyah.

2. Protein

Protein merupakan zat yang sangat penting dibutuhkan oleh manusia yang berfungsi sebagai zat pembangun dan pendorong metabolisme dalam tubuh. Sedangkan sumber protein ada dua, yaitu protein hemani dan protein nabati.

Sumber : doc.pribadi

Untuk menu saya kali ini menggunakan protein nabati andalan keluarga, yaitu Ayam Potong So Good Paha & Dada. Kenapa saya yakin dengan kualitas ayam So Good ?
1. Ayam dipotong di rumah potong yang bersertifikat NKV
2. Ayam berasal dari peternakan modern milik sendiri
3. Ayam tidak disuntik hormon
4. Proses IQF ( Individual Quick Frozen )

Untuk menu yang saya masak kali ini, daging ayam So Good saya potong kecil-kecil dan ditumis bersama sayuran. Agar gizi seimbang tercapai.

3. Sayuran

Sayur adalah semua jenis tanaman yang dapat dikonsumsi baik yang diambil dari akar, batang, atau bagian lain yang digunakan untuk di olah menjadi masakan. Untuk menu kali ini saya memakai wortel, kobis, daun bawang dan sledri sebagai penguat rasa.

4. Buah

Nah, ini adalah kebutuhan gizi seimbang untuk kesehatan tubuh. Dengan menkonsumsi buah maka kita akan mendapatkan gizi yang dapat meningkatkan energi dan kebutuhan vitamin untuk tubuh. Biasanya kita menyebut buah itu sebagai makanan penutup di sebuah acara kondangan atau pun arisan.

Sumber : doc.pribadi


Resep Lumpia Sayur Ala So Good

Bahan :

1. Ayam Potong So Good ( Potong Kecil-kecil )
2. Kentang ( Kukus, lalu goreng )

Bahan Kulit :
1. Kubis ( direbus )


Bahan Isian :
1. Ayam So Good yang sudah diiris kecil-kecil
2. 2 batang daun bawang
3. Daun sledri secukupnya
4  2 wortel yang di iris kotak

Sumber : doc.pribadi


Bumbu halus :

1. 2 bawang putih
2. 3 bawang merah
3. 1/2 sdt merica
4. Garam secukupnya
5. Gula pasir secukupnya
6. Penyedap secukupnya (optional)


Cara Membuatnya :

1. Proses kulit lumpia sayur, rebus kubis sampai matang. Angkat dan tiriskan
2. Tumis bumbu halus sampai halus sampai harum, masukkan Ayam So Good, aduk rata.
3. Masukkan wortel dan daun bawang yang sudah di iris
4. Cek rasa, angkat
5. Ambil 1 lembar kubis yang sudah di rebus tadi, lalu isi dengan bahan isian Ayam Potong So Good.
6. Lipat dan sematkan
7. Sajikan di Piring Gizi Seimbang ala So Good

Sumber : doc. Pribadi


Gimana, mudah bukan......
Yuk, siapkan inovasimu dalam memasak. Agar generasi yang sehat & kuat tercapai.



Artikel ini di ikutsertakan pada lomba blog Menu Piring Gizi Seimbang
#BPNxSoGoodPiringGiziSeimbang


















Jumat, 09 Maret 2018

Rahasia Cita Rasa Ayam Geprek Mbah So yang Dijamin Bikin Candu!

20.19


Sebelum membahas Ayam Geprek Kekinian yang sesungguhnya, saya sedikit curhat boleh dong……..

Dulu, ketika saya masih kecil, almarhumah ibu sering membuat snack cumi-cumi. Nah adonan yang tersisa digoreng agak tebal untuk dijadikan lauk. Meskipun adonannya tebal tanpa tambahan daging ayam, tapi rasa kriuk-kriuk renyah dan gurih tetep dapet. Iya, ibu pinter masak, bahan yang sederhana bisa disulap menjadi masakan yang rasanya istimewa. Duh……..saya jadi baper kalau membahas tentang almarhumah ibu. 😒😒😒
Nah dari adonan tepung yang digoreng itu menghasilkan rasa yang mewah ketika ditambah dengan sambal bawang, jadilah tepung krispi penyet. Ntah ya, generasi jaman dulu itu pake menu apa aja kelihatan lahap dan terasa nikmat. Makannya tiap kali saya menyantap Ayam Geprek selalu teringat kenangan manis bersama ibu, karena itu menu andalan keluarga meskipun bukan ayam geprek, tapi tepung krispi. 😍

Menu Kekinian yang Makin Populer

Foto : misterransel.com

Seiring berjalannya waktu, semakin meningkat pula menu yang kreatif dan inovatif, sehingga menjadi daya tarik tersendiri buat pecinta kuliner. 

Seperti sekarang ini, kedai kuliner yang ada di Solo berlomba-lomba menyajikan menu yang kekinian untuk mengikuti  selera pasar. Salah satunya menu Ayam Geprek, meskipun ini bukan menu baru di Solo, tapi ayam geprek menjadi makanan yang populer dan banyak diminati. Apalagi sajian ayam geprek dikreasi dengan beberapa varian rasa yang menggairahkan, ada ayam geprek Original, ayam geprek sambal bawang, ayam geprek sambal matah, dll. 

Tidak dipungkiri, 80% pecinta kuliner lovers adalah penyuka makanan pedas. Jadi secara gak sadar menu ayam geprek yang dikombinasi dengan tingkat pedas yang berbeda-beda menjadi tantangan tersendiri untuk menguji kekuatan rasa pedasnya. Yang penting huh hah bahagia ya......



Foto : doc. pribadi

Rekomendasi kuliner ayam geprek paling hits dan bermacam-macam varian rasa ya hanya di Ayam Geprek Mbah So, selain cita rasanya yang mantap, pelanggan juga bisa reques  level pedas sesuai selera. Maka “ Level Pedas Sak Karepmu……….” menjadi slogan Ayam Geprek Mbah So untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner khususnya di Solo ini. Perpaduan bumbu pada resep ayam geprek ini memberikan kelezatan yang luar biasa. Cita rasanya pun diminati oleh semua kalangan, bisa dibilang lintas generasi lah !! Meskipun hampir sama dengan ayam penyet, ayam geprek sambal memiliki ciri khas tersendiri, salah satunya kriuk renyah dari ayam yang berbalut tepung dan sensasi pedasnya. 

"Keunggulan ayam geprek mbah so ini terletak pada rasa, dengan bumbu dan rempah-rempah yang proporsional dapat meningkatkan cita rasa yang membuat nagih!!"ucap Kanjeng Mami Sari selaku koki ayam geprek mbah so.


Kenapa sich dinamakan ayam geprek mbah so? Iya, Mbah So itu nama bapak dari pak Sugiarto selaku pemilik kedai yang berlokasi di Komplek Rumah Banjarsari. Tepatnya di Jl. Syamsurizal No. 10 Setabelan Banjarsari 57139 Surakarta. 

"Jadi kedai ini kita namakan Mbah So untuk mengenang almarhum bapak," ucap pak Arto.



Tempat Kopdar Paling Cocok


Foto : Doc. Pribadi

Nah buat kalian yang tergabung di berbagai komunitas, mau ngadain gathering, workshop, atau pun sekedar kopi darat, Ruang Seni & Publik Banjarsari adalah tempat yang paling cocok untuk memenuhi kebutuhan para "ratu dan raja komunitas." Sesuai tujuan awal dari revitalisasi bangunan kuno yang terletak di Utara Monumen Banjarsari ( Monjari ) ini memang dijadikan ruang publik sekaligus ruang ekspresi bagi masyarakat. Dan rumah banjarsari ini tujuannya memang bukan untuk bisnis atau komersil. Jadi masyarakat bisa memanfaatkan space itu untuk event yg membawa manfaat.


Foto : gubugkecilsangentung.net


Tempatnya lumayan luas, untuk ruang kopdar bisa memakai teras rumah kerabat Mangkunegaran, K. P. H. Hamidjaja Santosa. Mungkin 20 orang cukup lah ! Tempat strategis dan area parkir juga ada. Kopdar di malam hari tambah asyik loh, dengan suasana tempat yang cozy, angin malam yang sejuk membuat kita betah di sana.


Foto : IG Rumah banjarsari

Untuk mendukung acara agar berjalan lancar memerlukan konsumsi khan......., nah gak usah bingung lagi, di komplek rumah banjarsari ini ada beberapa foodcourt yang bercita rasa Jawa. Salah satunya ya Ayam Geprek Mbah So

Kedai ayam geprek mbah so memberikan harga khusus untuk menu kopdar loh ! Diskon 10% untuk menu makan, sedangkan minumannya diskon 5%. Gimana, cocok khan ! Tempatnya adem, berasa di rumah sendiri dan harga kuliner pun terjangkau. 

Menu Andalan Ayam Geprek Mbah So 
 
1. Ayam Geprek Original

Ayam dengan lapisan tepung yang sangat crispy dan daging ayam yang empuk tidak mengurangi kenikmatan sedikit pun ketika menyantap menu ayam geprek original ini. Saat digigit ada sensasi renyah dan crunchy di dalamnya. Mungkin ini adalah menu yang paling pas untuk pecinta kuliner yang tidak menyukai pedas. Ayam geprek original ini juga gak kalah nikmatnya dibanding menu lain, karena taburan orak-arik telur di atasnya menambah cita rasa makin maknyus.


2. Ayam Geprek Sambal Bawang

Ini adalah menu ayam yang populer saat ini, ayam geprek sambal bawang. Ayam goreng yang dibalut tepung lalu di geprek bersama sambal bawang, tak salah kalau ini menjadi menu andalan untuk pecinta kuliner level pedas. Saya juga lebih nikmat menyantap menu yang satu ini, kriuk-kriuk renyah dan pedas selalu membuat saya gagal untuk diet. Rasanya memang penuh sensasi karena pedasnya bisa disesuaikan sesuai selera masing-masing, ditambah gurihnya daging ayam yang dibumbui dengan resep istimewa khas dari Ayam Geprek Mbah So.


Foto : misterransel.com


3. Ayam Geprek Sambal Matah

Siapa sich yang gak doyan ayam goreng renyah dn gurih dengan perpaduan sambal? Apalagi berpadu dengan sambal matah khas sambal bali, hmmm lewat gambar saja sudah cukup menghipnotis para pecinta kuliner. Ayam geprek sambal matah memiliki cita rasa yang sangat menggugah selera, apalagi disajikan dengan nasi hangat yang atasnya ditaburi bawang goreng. 
Ayam geprek sambal matah khas dari Ayam Geprek Mbah So ini mempunyai ciri khas tersendiri, rasanya benar-benar bikin nagih, enaknya juara. Dengan proses yang sederhana, tidk digerus dan disajikan dalam keadaan semi mentah, tapi sambal matah tetap memiliki cita rasa yang luar biasa. Kamu penasaran ?? Datang aja bersama teman-teman untuk hang-out bareng dan uji kekuatan dengan menu pedas level sak karepmu......................



Foto : misterransel.com


4. Ayam Geprek Saus Lada Hitam

Apalagi ayam geprek yang diberi toping saus lada hitam, menambah daftar bahwa indonesia kaya dengan kuliner yang bercita rasa high class. Menggoda selera bukan.....


Foto : misterransel.com

Buat yang mager (malas gerak) tapi pingin menyantap sajian fast food yang rekomended, kamu bisa pesan Ayam Geprek Mbah So lewat GO-Food loh !! Tinggal klik layanan di go-food dan pilih menu andalanmu, tunggu kedatangan mas gojek untuk mengantar pesananmu.

Selain menu Ayam Geprek kamu juga akan menemukan Wedangan Mbah Romo, berikut daftar menunya. 
 






Foto : Doc. pribadi


Daftar Harga

Foto : Doc. pribadi


Gimana, penasaran khan gimana sensasi pedas level sak karepmu ala Ayam Geprek Mbah So........, cuzz aja ke sana, ajak teman2 dan keluarga untuk melepas penat sambil makan. Di jamin bikin nagih !!

Ini Alamatnya, di catet ya.....

Ayam Geprek Mbah So
Buka Jam : 10.00 WIB - 24.00 WIB
Rumah Banjarsari - Ruang Publik & Seni
Alamat : Jl. Syamsurizal No. 10, Setabelan, Banjarsari, Surakarta
Telp : 081215339691




Kamis, 01 Maret 2018

Mengenal Lebih Dekat Tentang Demensia & Komunitas Alzi Solo Raya

05.02
Mungkin banyak yang belum mengenal apa itu komunitas Alzi, Alzi itu singkatan dari Alzheimer Indonesia yang berdiri tanggal 22 Juli 2000 dan diresmikan oleh Menkes Kesehatan Prof. Dr. Ahmad Sujudi Sp. B pada tahun 2013. Pada Tahun 2009 ALZI resmi menjadi member dari Alzheimer Disease International ( ADI ) yang berpusat di London, Inggris. Yang memiliki perwakilan di beberapa kota, diantaranya DKI Jakarta, Bandung, Jogja, Semarang, Solo, Surabaya, Palembang dan Medan.


Bergabung di Komunitas Alzi Solo Raya menjadikan mood booster tersendiri buat aku, karena menjadi salah satu bagian dari komunitas ALZI diri ini teredukasi tentang bagaimana merawat Orang Dengan Demensia atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan pikun. Masih teringat jelas dalam ingatan, bapak mengalami demensia sejak ditinggal wafat ibunda 3 tahun yang lalu. Sejak saat itu aku merasa sendiri, gak tahu apa yang harus dilakukan ketika salah satu keluarga ada yang mengalami demensia. Bapak mengalami banyak perubahan saat itu, dari sikap emosional yang meningkat, perasaan yang sensitif, mudah lupa, dan pertanyaan yang berulang-ulang.

Dulu aku menganggap itu hal yang biasa karena bapak masih beradaptasi dengan kesendiriannya. Ternyata lambat laun kepikunanya semakin meningkat. Lalu ada seorang dokter yang cantik, dr Maria Rini Indriati, SpKJ yg menjadi salah satu penanggung jawab dari Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia share info program capacity building/training dari Komunitas Alzi Solo Raya. Saat itu mengambil tema " Mengenal Lebih Dekat Demensia ". Alhamdulillah..., pucuk dicinta ulam tiba, diwaktu aku mencari ilmu tentang Orang Dengan Demensia, disitulah komunitas yang aku cari ada di depan mata.

health.detik.com

Program capacity building/training di komunitas ALZI disebut Caregiver Meeting dan di adakan tiap dua bulan sekali. Dengan mengikuti kegiatan ALZI aku baru ngeh apa itu cargiver.

Cargiver itu adalah yang memiliki peranan penting dalam merawat pasien yang sedang sakit, baik itu salah satu anggota keluarga atau orang lain. Jadi aku pun juga disebut cargiver.

Sedangkan Meeting itu adalah pertemuan. Jadi cargiver meeting ala komunitas Alzi itu diartikan sebagai pertemuan dengan cargiver untuk mengedukasi guna meningkatkan kualitas Orang dengan Demensia beserta Cargivernya. Keren khan......!!

Biasanya program cargiver meeting diadakan di Lab Prodia Surakarta. Selama ini memang PRODIA yang mendukung penuh kegiatan ALZI SOLORAYA. Dan untuk narasumber caregiver meeting dipegang oleh team dokter spesialis kejiwaan dari RSJD. Arif Zainudin Kentingan. Hebat banget kan, di mana jadwal dokternya sudah padat, masih menyediakan waktu untuk berbagi ke masyarakat untuk mengedukasi cargiver.

Mulai dari cargiver meeting perdana itu aku mulai intens mengikuti serangkaian program dari Komunitas Alzi, dan aku bahagia karena dari situ ternyata aku gak sendiri, banyak teman yang sepenanggungan. Dan dari komunitas itu pula aku menemukan jawaban tentang apa yang aku rasa selama ini. Tentang bagaimana merawat orang dengan demensia, apa saja penyakit penyerta orang dengan demensia, dan bagaimana pengobatan orang dengan demensia. Buat aku komunitas ALZI ini merupakan madrasah untuk menuntut ilmu demi mewujudkan Birrul Walidain ( tindakan berbakti kepada kedua orang tua )

Apa Sich Demensia

Demensia adalah sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak, seperti berkurangnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir untuk memahami sesuatu. Biasanya Orang Dengan Demensia mengalami perubahan suasana hati dan perilaku, dan mayoritas akan mengalami kesulitan bersosialisasi. Seperti yang bapak saya alami, semenjak mengalami demensia beliau lebih senang menyendiri di teras sambil merokok. Dulu bapak tipikal yang religius, pernah menjadi imam masjid selama 10 thn, pada bulan ramadhan pun bapak yang menjadi imam. Pulang dari masjid suka tadarus Al-Qur'an sampai khatam berkali-kali, dan menginjak usia 70 th demensia telah mengubah hidup bapak menjadi pribadi yang introvert. Sholat lima waktu masih rajin, hanya saja sekarang jarang banget membaca Al- Qur'an.


medicinestuffs.com

Selama merawat bapak yang mengalami demensia ternyata tak semudah seperti apa yang aku bayangkan, hati yang tulus dituntut untuk mewujudkan seberapa besar pengabdian seorang anak terhadap orang tuanya. Ketika aku flashback bagaimana perjuangan bapak untuk mencari nafkah demi keluarga, disitu pula aku tak bisa menyia-nyiakan waktu untuk merawat bapak.

Berawal dari gabung di Komunitas Alzi Solo Raya aku jadi mengerti tentang bagaimana merawat orang dengan demensi dengan baik, salah satunya adalah berobat ke spesialis syaraf di salah satu rumah sakit di Solo, tentunya pakai fasilitas BPJS dong....!! Pengobatan syaraf itu sangat mahal, dengan memakai fasilitas BPJS tentu akan sangat membantu, tapi dengan syarat mengikuti aturan yang berlaku.

Terkadang orang menganggap pikun itu hal yang wajar dialami oleh lansia, maka tidak sedikit pula cargiver yang acuh terhadap orang dengan demensia. Alhasil, lansia tanpa pengobatan akan mengalami "ngebrok" ( istilah bhs jawa ). Kenapa demikian? Ya karena lupa di mana kamar mandi, jadi orang dengan demensia membuang hajat disembarang tempat.

Prosedur Menggunakan BPJS ke Spesialis Syaraf

1. Minta rujukan ke dokter faskes tingkat I.

 Sebelum dokter memberikan rujukan pasien akan di beri serangkaian pertanyaan untuk menguatkan diagnosa. Pertanyaannya sih sederhana saja, seputar kehidupan sehari-hari pasien. Mulai dari jumlah anak berapa, nama istri, nama anak-anaknya, tempat dan tanggal lahir di mana, dll. Ketika dengan pertanyaan yang sederhana saja pasien tidak bisa menjawab, tentu diagnosa akan mudah ditemukan.

2. Mendaftar di Rumah Sakit Tipe C

Karena sekarang BPJS menggunakan sistem rujukan berjenjang, maka rujukan ditujukan di sebuah rumah sakit tipe C terlebih dahulu. Dari situ kita persiapkan FC KTP, FC Kartu BPJS dan rujukan dari dokter keluarga. Tentu di sebuah rumah sakit dokter spesialis syaraf tidak hanya satu, pasien berhak memilih dokter yang di anggap cocok.

3. Menuju Poli Syaraf

Nah, pengobatan dimulai dari sini, dari Poli Syaraf. Sebelum dokter menentukan diagnosa yang lebih kuat, pasien akan diberi serentetan pertanyaan, gak begitu sulit juga sich model pertanyaannya. Tapi semudah-mudahnya pertanyaan tentu bagi pasien demensia tetep akan mengalami kesulitan.

Ada hal yang menyedihkan bercampur mengharukan ketika bapak ditanya berapa jumlah anak dan namanya siapa saja. Jawaban bapak sangat mengagetkan, dari enam anak yang dihafal bapak cuma satu yaitu aku. Coba bayangkan piye perasaanmu ??? Harus berbahagia atau sedih ??

Dari beberapa pertanyaan hanya 20 % yang dijawab benar meskipun sedikit meleset. Akhirnya bapak di diagnosa mengalami Alzheimer.

Setelah diagnosa selesai dokter memberikan resep obat, dan dokter menjelaskan kalau untuk pengobatan bapak ini untuk per tiga hari saja, karena itu sudah menjadi kebijakan dari BPJS. Bener-bener jauh dari ekspektasi, aku kira akan mendapat resep untuk satu bulan. Aku tak bisa membayangkan bagaimana aku bisa ngantar bapak ke rumah sakit tiga hari sekali, sedangkan aku punya anak kecil yang tidak boleh di ajak ke rumah sakit. Untuk kontrol ke poli membutuhkan waktu seharian penuh. Dan aku sedikit lemas tak bersemangat.

Seminggu kemudian aku menghadap verivikator BPJS di rumah sakit tersebut, tentu untuk menanyakan bagaimana bisa pengobatan syaraf hanya ditanggung pertiga hari saja. Sedangkan pasien di poli syaraf rata-rata sudah lansia, ada yang pakai kursi roda karena mengalami stroke. Belum lagi kalau rumahnya jauh, duh kasihan sekali mereka. Aku saja yang rumahnya gak jauh dari rumah sakit merasa berat kalau harus ngantar bapak kontrol di Rumah Sakit. Tapi ya harus gimana lagi, sebagai pasien dan peserta BPJS memang harus menerima peraturan yang ada. Dan petugas dari BPJS mengatakan kalau semua itu sudah menjadi kebijakan dari Rumah Sakit tersebut.

Aku akui, selama bapak mengkonsumsi obat dari dokter spesialis syaraf, kesehatan bapak lumayan stabil. Meskipun demensia tidak bisa disembuhkan tapi minimal mengurangi gejala demensia. Paling tidak bapak sudah tidak menanyakan lagi di mana almarhumah ibu. Untuk obat yang di konsumsi bapak biar tidak cepet habis, aku bagi pil itu menjadi seperempat bagian, yang seharusnya 1 pil untuk satu hari bisa sampai empat hari. Hehehehe

Apa Saja Gejala Demensia Alzheimer ?

1. Gangguan Daya Ingat.

Sering lupa akan kejadian yang baru saja terjadi, lupa pada janji, menanyakan tentang suatu hal dengan berulan-ulang, lupa menaruh sesuatu.
Apa yang menjadi kebiasaan bapak dahulu sekarang sudah tidak dikerjakannya lagi. Misalnya, menjadi imam masjid. Dulu bapak pernah menjadi imam masjid puluhan tahun lamanya. Karena sekarang kondisi bapak yang sudah mulai pikun, jadi tugas sebagai imam digantikan oleh takmir masjid.

2. Sulit Fokus

Sulit melakukan aktivitas, pekerjaan sehari-hari, lupa cara memasak, mengerjakan sesuatu lebih lama dari biasanya. Seperti yang bapak alami, dulu rajin sekali mengaji, pulang dari masjid selalu mengaji dan dilantunkan dengan indah. Tapi sekarang sudah jarang, bahkan tidak pernah. Tapi untuk sholat alhamdulillah bapak tetap istiqomah dilakukan berjamaah di masjid.

Meskipun dalam keadaan demensia, yang dipikiran bapak hanya sholat dan sholat. Bahkan sholatnya sampai dobel-dobel karena bapak merasa belum mengerjakan sholat. Padahal tiap adzan berkumandang bapak langsung bergegas ke masjid.

3. Sulit melakukan kegiatan Familiar

Seringkali sulit untuk merencanakan atau menyelesaikan tugas sehari-hari, sulit mengatur keuangan dll.

4. Disorientasi

Bingung akan waktu, baik tanggal maupun hari-hari penting. Ketika jalan pagi bingung tidak tahu arah pulang.

Seperti yang bapak alami waktu itu, bapak sepedaan dari jam 9 pagi sampai rumah jam 8 malam. Kita sekeluarga sudah panik, bingung mau cari kemana. Sedangkan bapak tidak aku bekali hp, toh bapak selalu lupa bagaimana mengoperasikannya meskipun hanya mengangkat hp ketika berdering.
Alhamdulillah jam 8 malam kurang bapak pulang diantar lelaki setengah baya. Menurut om itu sich bapak terlihat capek dan bingung, maka didekatilah bapakku itu. Dan aku gak bisa melupakan kebaikan om yang menolong bapak. Gak hanya sekali sich bapak lupa jalan pulang.

5. Kesulitan Memahami Visuo Spasial

Sulit untuk membaca, mengukur jarak, membedakan warna, menuangkan air di gelas namun tumpah dan tidak tepat penuangannya.

6. Gangguan Berkomunikasi

Kesulitan berbicara dan mencari kata yang tepat untuk menjelaskan suatu benda, seringkali berhenti ditengah percakapan.
Seperti yang bapak alami, sepulang sholat dari masjid bapak hendak menceritakan suatu kejadian atau berita. Tapi selalu terputus karena lupa dengan rentetean kejadian yang sesungguhnya.

7. Menaruh Barang Tidak Pada Tempatnya.

Lupa di mana meletakkan sesuatu, bahkan kadang curiga ada yang mencuri atau menyembunyikan barang tersebut.
Nah ini yang paling sering bapak alami.Di mana aku dituntut harus sabar dan legowo dengan sikap bapak. Ketika bapak sering lupa di mana menyimpan uang, saat itu juga yang tertuduh adalah anak-anakku.

Sempet sich marah, bagaimanapun aku tidak pernah mendidik anakku sebagai pencuri atau mengambil barang yang bukan haknya. Tapi seketika aku tersadar dengan apa yang dialami bapak adalah demensia yang sudah mengarah alzheimer. Jadi aku harus belajar mengenali sikap bapak akibat dari demensianya itu.

8. Salah Membuat Keputusan

Kesulitan Berbicara dan seringkali berhenti ditengah percakapan dan bingung untuk melanjutkannya.

9. Menarik Diri Dari Pergaulan

Tidak memiliki semangat untuk bersosialisasi dengan tetangga. Seperti yang di alami bapak, dulu setelah jamaah di masjid bapak meluangkan waktu untuk ngobrol dengan teman-teman sebayanya, tapi sekarang sudah tidak lagi, setelah selesai sholat bapak langsung pulang ke rumah. Pun ketika ada undangan arisan di kampung, bapak juga enggan untuk berangkat.

10. Perubahan Perilaku & Kepribadian

Emosi berubah drastis, menjadi bingung, mudah marah,dan mudah kecewa. Ketika kita ngobrol dengan lansia yang mengalami demensia, kuncinya hanya satu hal, yaitu memikirkan dulu apa yang hendak di ucap. Begitu mendengar kata-kata yang menyakitkan, orang dengan demensia tak segan-segam marah dan gak peduli dengan lingkungan sekitar.

Bagaimana Mengurangi Resiko Alzheimer ?

Hanya dua kata, CERDIK & CERIA.

CERDIK :

C : Cek kesehatan rutin
E : Enyahkan asap rokok
R : Rutin aktivitas fisik & spiritual serta stimulasi otak
D : Diet seimbang
I  : Istirahat cukup
K : Kelola stres dan bersosialisasi

CERIA :

C : Cerdas intelektual, emosional dan spiritual
E : Empati dalam berkomunikasi
R : Rajin beribadah sesuai keyakinan
I : Interaksi yang bermanfaat
A : Asah, asih dan asuh tumbuh kembang dalam keluarga & masyarakat

Itu dulu ya sedikit curhat tentang bapakku yang mengalami demensia. Nanti kapan-kapan lanjut ke sesi 2, tentang penyakit penyerta pada demensia.

Jangan maklum dengan pikun ya.........